Tuesday, February 14, 2017

PERLENGKAPAN DAN JALUR KERJA STUDIO - BSI 2017 broadcasting



Studio produksi televisi di bagi menjadi 3 bagian, yaitu
1. Studio Set
2. Sub Control ( Ruang Kendali )
3. Master Control ( Kendali Siar )


Jenis – Jenis Perlengkapan yang ada di studio set :
1. Set Dekorasi dan Property
2. Lighting grid dan lighting set
3. Audio set dan monitor
4. Kamera
5. Video monitor
6. Peralatan komunikasi

Bagian – Bagian sub control
1. Video mixing
Peralatan yang berguna untuk memilih gambar – gambar atau video
yang berasal dari kamera, VT, maupun komputer dan sekaligus sebagai alat
kombinasi gambar

2. Audio Mixer
Peralatan audio yang berfungsi untuk mengkontrol atau mengatur
sumber – sumber audio dari studio set maupun sumber lain yang akan
masuk dalam siaran.

3. Lighting Control
Peralatan seperti mixer yang berguna untuk pengesetan
dan pangaturan cahaya yang ada dalam studio set.

4. CCU ( Camera Control Unit )
Peralatan yang berfungsi untuk pengaturan atau adjustmen
kamera. Yaitu penyamaan karakter warna dan cahaya yang di
tangakap kamera.

5. VT dan Chargen
Yaitu Video Tape atau komputer yang berfungsi untuk
playback gambar atau grari dan title yang akan dimunculkan
dalam video.

6. VTR ( Video Tape recorder )
Berfungsi untul merekam hasil jadi dari produksi yang
dijalankan.

VIDEO SWITCHER PRODUCTION


VTR

 adalah peralatan yg digunakan untuk merekam (Record) dan
memutar (playback) gambar dan suara untuk keperluan siaran.
MACAM-MACAM VTR :
1. Betacam
2. DVC Pro
3. Mini DV / DV Cam
4. VHS / S-VHS

MASTER CONTROL
Ruang Kendali Siar atau Continuity Studio
• Yaitu sebuah ruangan yang menerima input dari berbagai
sumber atau beberapa studio termasuk OB Van untuk atau
yang akan dikirim ke pemancar dan selanjutnya di siarkan.
• Biasanya iklan dan promo – promo lainnya, pengaturannya

dari master control

TUGAS CREW DAN SISTEM PRODUKSI SIARAN TELEVISI - BSI 2017 broadcasting





Pengertian peristilahan dalam memproduksi suatu siaran
televisi :
Executive producer
Adalah seorang yang memprakarsai, bertanggungjawab secara kaseluruhan atau memiliki modal produksi paket acara.

Producer
Adalah seorang yang dipercayai oleh executive producer untuk melaksanakan ide/gagasannya.
Executive Producer dan Producer dapat dirangkap satu orang.

Director
Adalah program director/pengarah acara/sutradara, yaitu seseorang yang bertanggung jawab penuh tekniks produksi dan memimpin jalanya produksi

Writer
Adalah penulis naskah/pemilik ide cerita.

Audio director
Adalah seseorang yang bertanggungjawab mengenai konsep dan sistem teknis audio.

Lighting Director
Adalah seseorang yang bertanggung jawab mengenai konsep dan teknis pencahayaan .

Gaffer
Adalah penata cahaya.

Set designer
Adalah seseorang yang merancang dan membuat set dekorasi .

Set Contruction
Adalah seseorang yang bertugas membangun kontrusksi set dekorasi

Graphic Coordinator
Adalah koordinator
penyusun kebutuhan kebutuhan grafis.

Technical director
Adalah penanggung jawab keseluruhan tentang sistem teknis produksi dan peralatan.

Talent
Adalah seseorang yang bertanggungjawab Mengenai talent atau pemain.

Camera operator
Adalah Juru kamera/Cameraman

Video Operator
Adalah juru atau operator gambar.

Go-fer/PU/Running Man
Adalah pembantu umum

Switcher
Adalah seseorang yang bertanggungjawab memilih gambar di ruang sub control, berdasar perintah director

TAHAPAN PRODUKSI PROGRAM ACARA
Secara umum dibagi menjadi 3 bagian
Pra Produksi Produksi Pasca Produksi
•Menentukan Tema/Topik
•Riset dan obserfasi
•Menyusun naskah,
Rundown
•Breakdown equipmeent
dan kebutuhan lain
•Tachnical Meeting
•etc
•Melakukan pengambilan
Pengambilan gambar
bail live maupun taping
•Editing
•Eveluasi dan review
•QC
•Pengarsipan filing
•etc


SISTEM PERALATAN STUDIO TV

TV


Teleprompter (Autocue)
Merupakan alat bantu yang menghasilkan kesan presenter hapal akan naskah yang disampaikan Arah dan kecepatan gulungan teks dikendalikan oleh presenter

Production Control
Ruang pengendali produksi atau Sub-Control Room adalah ruangan dimana seorang pengarah acara mengendalikan, mengarahkan jalannya proses produksi acara. Peralatan-peralatan penting di ruang Sub-control :
- Video Mixer / Vision Mixer
- Monitor Video ( untuk semua sumber gambar )
- Monitor Audio
- Sistem Komunikasi
- Character Generator

PROGRAM CONTINUITY
• Digunakan untuk mengatur kontinuitas siaran yang berasal dari beberapa sumber gambar/suara
• Jumlah program continuity tergantung dari jumlah programa yang dimiliki oleh stasiun penyiaran
• Peralatan program continuity sama seperti peralatan production control

MASTER CONTROL
=Digunakan untuk mengontrol seluruh sinyal gambar dan suara serta komunikasi dari dan ke luar
sta. penyiaran
=Pusat hubungan jalur antar studio, production control, program continuity, VTR/ATR di dalam sta.penyiaran
=Pusat referensi sinyal/pulsa dan waktu standar sta.penyiaran

Sunday, February 12, 2017

MY FIRST EXPRIENCE DIGITAL MARKETING



Hai semua perkenalkan Nama saya Noe saya sekarang berumur 20 tahun dan sedang Kuliah disalah satu kampus swasta . Saya akan meceritakan pengalaman saya beriklan di media sosia. Dulu sekitar  5 tahun yang lalus  2011 teptanya saya membuat sebuah akun youtube www.Youtube.com/noeroro Awalnya saya cuma iseng iseng dan hanya bermodalkan Webcam warnet dan edit dari Windows Movie Maker  dan menyebarkan link keteman-teman aku . Seiring berjalannya waktu saya melihat banyak sekali peluang yang dapat diraih didunia Internet , tidak pikir panjang saya mulai membangun channel youtube saya dari titik 0 lagi . Saya mencoba sering mengupload video . Awal bulan pertama tepatnya bulan november 2016 dari subscribe saya hanya 100 dan sekarang 13-02-2017 sudah 6300 . Semoga seterusnya dapat bertambah dan terus bertambah

www.youtube.com/noeroro

            Berawal dari Youtube saya mulai menerima permintaan untuk mempromosikan suatu Brand. Disinilah awal mula saya memahami digital marketing itu bagaimana? dan cara kerjanya seperti apa? yang awalnya sangat buta  .Buta dalam hal persetujuan atau negoisasi sampai cara mempromosikannya,. Saya mulai mencari beberapa artikel dari internet dan mempelajari , akhirnya saya dapat menegerti digital marketing , ketika saya negoisasi berapa harga setiap saya mempromosikan brand mereka dan saya harus membuat video seperti apaayang mampu membuat viewrs tertarik untuk mengklik iklan tersebut atau membeli brand tersebut . Berawal dari 1 brand dibayar 200.000 . Saya masih ingat sekali mereka mencoba mengcontact saya dari email dan menanyakan persetujuan . Sekarang sudah lumayan ada beberapa brand kalau dulu hanya satu saja sudah syukur . Sekarang terlebih saya sudah berkerja sama dengan LAYARIA suatu agency yang menampung para Youtuber agar Brand lebih mudah melihat Channel Youtube kita dan membuat kerjasama . Jadi kita akan dipromosikan mereka kebeberapa brand dan potongan akan dibagi 25% kepada Agency.


            Tidak berhenti diYoutube saja saya juga mulai merambah ke social media lainnya. Instagram pilihan saya saat itu . Saya memutar otak lagi bagaimana bisa mendapatkan followers banyak tapi tidak dengan membeli followers . Saya mencoba memainkan aplikasi Musically ,dan post videonya di instagram dan ternyata followers saya bertambah lumayan walaupun Followers saya masih bisa dibilang sedikit , tapi saya juga menerima tawaran Endorsment . Hampir 10 brand sudah saya promosikan dari mulai brand aplikasi seperti KLIKNKLIN suatu aplikasi untuk Londry dan juga beberapa brand dari baju . Hingga mempromosikan Akun instagram orang lain . Tapi Instagram lebih mudah , hanya dengan mengupload sebuah foto dan saya biasanya memasang tarif 1 foto 150.000 dan dalam jangka waktu 1 minggu jadi ketika lewat batas waktu saya sudah bisa menghapus foto tersebut.

            Bagaimana ? Inilah pengalaman saya memulai digital marketing awalnya ribet sekali, karna kebanyakkan perantaranya hanya dari internet atau via phone tapi over all semua berjalan baik dan semoga selalu baik . Kalian juga harus semangat sangat banyak kok brand diluar sana yang ingin dipromosikan . Tergantung gimana kita kreatif agar mereka tertarik,Oh iya saya juga punya link untuk kalian yang mencari   Jasa Social ,MarketingJakarta, DigitalAgency Jakarta, Jasa Penulis Online,Digital Marketing JakartaAgency Digital Jakarta, Jasa Social Media Marketing Jakarta,Jasa Penulis Artikel Murah

Semoga pengalam ini membuat kalian semangat terus ya.......

Pengantar Dunia Penyiaran - PENGERTIAN PENYIARAN ( BSI SEMESTER 1 2017)



Penyiaran(broadcasting) adalah keseluruhan proses penyampaian siaran dimulai dari penyampaian materi produksi,proses produksi,penyiapan bahan siaran kemudian pemancaran sampai dengan penerimaan siaran tersebut oleh pendengar/pemirsa di suatu tempat (JB wahyudi,1994:6)

Pengertian lain:
Kegiatan pembuatan dan proses menyiarkan acara siaran radio dan televisi serta pengelolaan operasional perangkat lunak dan keras, yang meliputi segi idiil, kelembagaan dan sumber daya manusia, untuk memungkinkan terselenggaranya siaran radio dan televisi. Kegiatan penyiaran dilakukan oleh organisasi penyiaran. Organisasi penyiaran bisa bersifat public sector, privat sector, bisa pula bersifat no for profit (non-provit oriented).

Penyiaran adalah kegiatan pembuatan dan proses menyiarkan acara siaran radio dan televisi serta pengelolaan operasional perangkat lunak dan keras, yang meliputi segi idiil, kelembagaan dan sumber daya manusia, untuk memungkinkan terselenggaranya siaran radio dan televisi. Organisasi penyiaran didukung oleh tiga unsur utama, yaitu:
1.Siaran.
2.Tehnik.
3.Administrasi.

KARATERISTIK MEDIA TELEVISI DAN RADIO
Setiap media komunikasi pasti memiliki karateristik tertentu. Tidak ada suatu media pun yang dapat dipergunakan untuk memenuhi segala macam kebutuhan komunikasi. Beberapa kelebihan media televisi adalah sebagai berikut :

1. Memiliki jangkauan yang luas segera dapat menyentuh rangsang penglihatan dan pendengar manusia.
2. Dapat menghadirkan objek yang amat kecil/besar, berbahaya, atau yang langka.
3. Menyajikan pengalaman langsung kepada penonton.
4. Dapat dikatakan “meniadakan” perbedaan jarak dan waktu.
5. Mampu menyajikan unsur warna, gerakan, bunyi, dan proses dengan baik.
6. Dapat mengkoordinasikan pemanfaatan berbagai media lain, seperti film, foto, dan gambar dengan baik.
7. Dapat menyimpan berbagai data, informasi, dan serentak menyebarluaskannya dengan cepat ke berbagai tempat yang berjauhan.
8. Mudah ditonton tanpa perlu menggelapkan ruangan.
9. Membangkitkan perasaan intim atau media personal.
Selain kelebihan tersebut, media televisi juga mengandung
kelemahan, yaitu sebagai berikut :
1. Merupakan media satu arah, hanya mampu menyampaikan pesan, namun tidak bisa menerima umpan balik secara cepat.
2. Layar pesawat penerima yang sempit tidak memberikan kelekuasaan penonton.
3. Bingkai cahaya (flash) dan rangsang kedip cahaya (flicker) dapat merusak atau mengganggu penglihatan penonton.
4. Kualitas gambar yang dipancarkan lebih rendah dibandingkan dengan visual yang diproyeksikan (film layar lebar).

Beberapa Kelebihan media Radio sebagai berikut :
1. Radio merupakan sarana tercepat penyebar berita.
2. Radio dapat diterima di daerah tanpa listrik.
3. Produksi program radio cukup murah. Banyak negara mampu membangun stasiun regional dan bahkan lokal untuk membuat sarana ini lebih efektif dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan.
4. Radio mempunyai potensi untuk menjadi medium yang cepat, akrab, dan mudah dijangkau.
5. Siaran langsung oleh radio dari lokasi kejadian merupakan hal yang mudah.
6. Buta huruf bukan kendala bagi khalayak radio.

Radio juga mempunyai kelemahan :
1. Tergantung hanya pada bunyi. Televisi lebih lengkap, ada bunyi dan gambarnya.
2. Radio tergantung oleh kondisi atmosfer dan pada jarak yang jauh pancaran radio akan lebih banyak terganggu.
3. Seperti televisi, radio tidak dapat mengirim banyak informasi sekaligus dengan cepat, dan tidak dapat bersaing dengan surat kabar dalam hal jumlah materi berita yang disajikan. Sedangkan yang dimasksud dengan siaran yang berasal dari kata siar berarti :

1. Menyebarluaskan informasi melalui pemancar. Kata siar ditambah akhiran an, membentuk kata benda, yang memiliki makna apa yang disiarkan.
2. Siaran dapat berupa siaran audio (radio), dapat pula dalam bentuk siaran audio visual gerak dan sinkron, seperti pada televisi siaran.
3. Siaran sebagai output stasiun penyiaran yang dikelola oleh organisasi penyiaran, merupakan hasil perpaduan antara kreativitas manusia dan kemampuan sarana/alat, atau antara perangkat keras dan lunak.
Perangkat keras terdiri atas :
Sarana dan prasarana.
Pemancar dan perangkatnya.
Perangkat lunak terdiri atas :
Manusia pengelola (di dalamnya termasuk manajemen). Program.
Yang dimaksud dengan perangkat keras adalah :
Gedung dan Jalan
Studio
Kamera elektronika dan statip
Sistem lampu dan suara
Dekorasi
Sub dan master control
Program continuity
Telecine
VTR dan VCR
Alat editing dan manipulating (efek gambar dan suara)

Siaran yang benar adalah siaran yang isi pesannya, baik audio dan atu visualnya diproduksi sesuai dengan sifat fisik medium radio dan atau televisi. Dari kriteria “Siaran yang berkualitas, baik dan benar” di atas, siaran karya artistik terikat pada kode moral, sedangkan siaran karya jurnalistik, selain terikat pada kode moral juga pada kode etik profesi jurnalistik. Kegiatan penyiaran meliputi hal-hal berikut,
yaitu:
• Merencanakan
• Menyiapkan pola acara
• Menyelenggarakan siaran
• Mengadakan kerja sama
• Menyelenggarakan penelitian
• Mengadakan pendidikan
• Pertukaran berita
• Promosi.

Siaran berasal dari kata siar, berupa audio dan visual, dan sebagai out put dari stasiun penyiaran.
Organisasi penyiaran memadukan perangkat keras (sarana/alat), dan perangkat lunak (manusia dan program). Sumber Informasi dan Jenis Siaran Sumber informasi dari manusia, peristiwa, dan realita.
Manusia sebagai sumber memiliki ide/gagasan, peristiwa menghasilkan fakta. Informasi bersumber dari manusia menjadi karya artistik, sedang informasi bersumber dari peristiwa, pendapat, dan realita menjadi karya jurnalistik. Karya artistik antara lain berupa:
1. Pendidikan/agama
2. Seni dan budaya
3. Hiburan (musik, lawak, akrobat, sinetron, dll).
4. Iklan
5. Penerangan umum
6. Iptek.

Karya jurnalistik berupa:
1. Berita aktual
2. Berita non-aktual
3. Penjelasan masalah hangat (dialog, monolog, siaran langsung, laporan).


Thursday, February 9, 2017

Wednesday, February 8, 2017

KOMPOSISI DASAR FOTOGRAFI - 6 ( SEMESTER 1) BSI 2017


KOMPOSISI DASAR

Komposisi adalah rangkaian elemen gambar dalam suatu ruang/format . Dengan komposisi yang baik, foto akan lebih efektif menampilkan pesan dari pembuatnya. Pemilihan komposisi merupakan pilihan pribadi fotografer.

A. Penempatan Subjek
1. Aturan sepertiga ( rule of third) Dalil 1/3 bagian sering digunakan untuk penempatan subjek utama. Bidang gambar dibagi menjadi 1/3 bagian sama besar secara vertical dan horizontal dengan menarik masing- masing dua garis horizontal dan vertical. Tempatkanlah subjek utama pada titik perpotongan garis-garis tersebut atau didekatnya yaitu 1/3 jarak dari tepi kiri / kanan dan atas/bawah bingkai gambar.

2. Diagram Irisan emas
Diagram ini menunjukan bagaimana suatu irisan emas dibentuk. Awalnya dibuat bujur sangkar, kemudian dari bujur sangkar tersebut ditarik garis tengah yang memotong sisi-sisinya pada titik A dan B. Disalah satu titik (misalnya A), dibuat lingkaran dengan garis tengah AC, memotong sisi bujur sangkar pada D.Selanjutnya , dibuat segiempat dengan perluasan bujur sangkar sampai titik d
tersebut. Titik C-C” adalah irisan emas dan merupakan posisi subjek.

3. Diagram Susunan Diagonal
Titik A dan B adalah garis diagonal ( atau susunan subjek-subjek secara diagonal). Titik C atau D adalah posisi untuk menempatkan subjek utama.

B. Garis
Garis merupakan elemen desain gambar tertua. Garis yang penting adalah garis yang membentuk tepi bingkai gambar karena garis ini yang mengisolasi bidang gambar yang direkam dari seluruh adegan Garis penting lainnya adalah garis yang membimbing mata ke pusat perhatian gambar, seperti jalan, pagar, tepi pantai atau garis pembimbing tersamar. Bisa juga garis lengkung huruf S dan C, untuk menimbulkan kesan manis. Garis horizontal menimbulkan kesan stabil atau tenang sedangkan garis vertical dapat menunjukan suatu gerakan.

C. Kedalaman
Untuk menambahkan kesan tiga dimensi dalam gambar dua dimensi, diperlukan suatu kedalaman atau perspektif yang akan menimbulkan ilusi jarak dengan menciptakan ruang yang tidak ada dalam bidang gambar.

D. Keseimbangan
Dalam sebuah foto diperlukan keseimbangan visual. Keseimbangan formal dihasilkan jika objek dengan ukuran/berat visual sama ditempatkan di setiap sisi gambar atau subjek utama berada sipusat gambar. Namun dalam fotografi sering kali digunakan keseimbangan non formal untuk mendapatkan keseimbangan visual. Misalnya digunakan dia objek yang lebih kecil untuk mengimbangi sebuah objek yang besar.

E. Irama
Satu komposisi yang baik mempunyai kesatuan. Hal ini dapat diperkuat dengan suatu irama yang berbentuk pengulangan garis, tekstur, bentuk dan warna dalam gambar, seperti pola jendela bangunan, teras sawah dan gelombang lautan.

F. Latar Belakang.
Diupayakan agar gambar latar belakang tidak menyita perhatian dan mengalihkan perhatian dari subjek. Selain dengan mengubah sudut pengambilan, latar belakang yang mengganggu dapat dihindari dengan mendekati subjek utama sehingga subjek akan memenuhi bidang gambar. Cara lain adalah dengan penajaman selektif atau membuat objek utama menjadi tajam dengan latar belakang yang kabur. Penyinaran dari belakang/samping juga akan membantu secara visual memisahkan subjek dari latar belakang yang mengganggu. Langit, rumput, air dan pasir ideal untuk dijadikan latar belakang.

G. Format.

Setiap kamera memiliki ukuran dan bentuk format yang berbeda-beda. Tapi secara gaaris besar hanya terdapat dua macam format yaitu persegi (rectangle) dan bujur sangkar (square). Format bujur sangkar untuk kamera format medium.

PENGUASAAN KAMERA DAN KREATIFITAS PEMOTRETAN 2017 FOTOGRAFI - 5 ( SEMESTER 1) BSI 2017


PENGUASAAN KAMERA DAN
KREATIFITAS PEMOTRETAN



PEMAKAIAN FILTER

Filter adalah suatu sistem optis pembantu yang biasanya dipasang di depan lensa dan dapat memodofikasi gambar asli disaat pemotretan. Pemakaian filter mempunyai maksud yang berbeda beda, beberapa jenis filter yang ada antara lain

1. Skylight filter / Cloudy filter
Filter ini bisa di pasang terus pada lensa sebagai pelindung. Filter ini berguna untuk mencapai keseimbangan dalam penyajian nada pada film hitam putih dan untuk memberi kehangatan nada pada film warna. Fungsi lainnya adalah mengurangi warna kebiru-biruan atau daerah gelap yang memantulkan langit.

2. Ultra Violet Filter (UV).
Filter yang berguna untuk menghilangkan efek sinar ultra violet dan sangat berguna dalam pemotretan di dataran tinggi dengan pemandangan yang luas.Filter pelindung ini menyerap sinar ultra violet tanpa mempengaruhi tampilan warna yang lain dan ideal bagi film hitam putih.

3. Polarisasi Filter (PL)
Filter ini terdiri dari 2 keping kaca yang dapat berputar, terpisah satu sama sama lainnya dan berwarna kelabu. Polarisasi filter berfungsi untuk menghilangkan refleksi sinar yang ditimbulkan oleh permukaan air atau kaca, dan memperbaiki kekontrasan dengan mempertebal warna biru langit dengan sudut 90 derajat terhadap jalannya sinar matahari.

4. Neutral density filter
Filter ini terdiri dari satu bulatan kaca kelabu,. Berfungsi untuk mengurangi kecerahan cahaya, jika anda harus menggunakan kecepatan rana lamban dan bukaan diafragma tidak mencapai nilai lebih dari 16 untuk memperkecil ruang tajam dengan tetap mendapatkan pencahayaan yang memuaskan.

5. Cross-screen, Star-screen, Vario-cross, Snow cross.
Menurut desainnya, filter ini dapat menghasilkan bintang dari tiap-tiap sinar yang cerah ( lampu pantulan sinar pada air dan salju). Dengan Vario cross, kaki-kaki bintang dapat diatur arahnya. Filter ini dapat memperindah gambar.

6. Multi vision, mirage lens
Berbentuk sebuah kepingan kaca, yang digosok dalam faset-faset tertentu dan dapat membentuk 3 gambar, 5 gambar atau gambar yang berulang-ulang. Dapat merubah warna untuk keanehan.

7.Soft Focus Lens, Softon, diffuser
Satu keeping kaca yang mengandung goresan spiral halus atau di gosok agak buram menghasilkan gambar yang tidak kabur dan lembut. Filter ini tidak merubah warna, tidak merubah bentuk atau memperbanyak bayangan. Cocok untuk muka wanita atau anak-anak, bunga atu benda pecah belah. Sebagaimana namanya filter berfungsi menyaring, Manahan dan memodifikasi beberapa unsur cahaya yang jatuh pada subjek yang akan masuk kedalam lensa.

1.       Berikut ini adalah alasan mengapa menggunakan filter atau penyaringan sinar dalam fotografie;
  1. Untuk mencapai warna yang sesuai dengan aslinya ; filter ini antara lain filter UV,SL,PL.
  2. Untuk memberikan efek tertentu pada gambar; baik untuk mencerahkan gambar atau memekatkan warna subjek pada gambar, diantaranya, filter diffuser, filter gradasi, filter star cross. Ada juga filter-filter yang dapat memberikan efek zooming, panning, gambar berganda, dsb.
  3. Untuk mengubah (menaikkan dan menurunkan ) suhu warna, filter ini disebut filter kompensasi warna.
  4. Untuk menambah kontras gambar ; diantaranya menggunakan filter warna untuk keperluan film hitam putih, yang berfungsi mengoreksi atau menaikkan kontras pada gambar.
  5. Untuk pemotretan dengan cahaya yang terpolarisasi. Filter ini biasa disebut filter polarisasi, dengan fungsi; membirukan langit, membuang refleksi yang tidak diinginkan, dan memekatkan warna. Ada dua jenis filter polarisasi , Polarisasi (PL) biasa dan PL Sirkuler. PL bisa memiliki hanya satu buah kaca , oleh karena itu jenis ini hanya dapat mempolarisasikan pantulan satu arah saja, seperti membirukan langit dan memekatkan warna. Polarisasi sirkuler terdiri dari dua buah kaca yang masing- masing memiliki lingkaran yang dapat diputar 360 derajat . Filter ini mampu membuang refleksi seperti pantulan langit pada kaca gedung atau permukaan air kolam 


TEHNIK BLURRING

• Salah satu cara paling efektif memberikan kesan bergerak pada sebuah foto adalah dengan membiarkan subjek menjadi blurr.
• Untuk memotret subjek yang bergerak menjadi blurr, diperlukan kecepatan rana rendah. Kecepatan rana yang dipakai juga sangat tergantung dari gerak daripada objeknya yang akan diambil gambarnya.
• Faktor penting yang lain adalah sudut pandang dari arah mana dilakukan pemotretan dan jarak pemotretan. Jarak yang dekat atau dari samping akan lebih blurr dibandingkan benda yang bergerak dengan jarak yang jauh atau datang dari arah depan secara frontal. Blurr akan muncul dari subyek = yang bergerak dengan latar belakang diam.

TEHNIK PANNING SHOT

• Memberikan kesan gerak pada hasil photo bisa juga dengan tehnik panning. Dilakukan dengan mengikuti gerak subyek saat melakukan exposure, jika terlaksana dengan baik akan menghasilkan
subjek lebih tajam dibandingkan dengan backgroundnya yang hampir sepenuhnya blur. Jarang dihasilkan subjek yang sepenuhnya tajam namun dengan beberapa bagian subjek yang mengalami blur justru memperkuat kesan gerak dari foto. Tehnik panning mengunakan rana kecepatan rendah biasanya 1/15 atau 1/30, dan untuk menghindarkan overexposure dengan kecepatan rendah pada  cuaca cerah gunakan film kecepatan rendah.

TEHNIK FREEZING

• Tehnik freezing adalah memberikan kesan gerak dengan membekukan
gerakan yang sedang berlangsung. Tehnik ini membutuhkan rana dengan kecepatan tinggi. Dengan
kecepatan rana tinggi gambar subjek menjadi jelas/tidak blur. Kecepatan rana tinggi untuk menghasilkan freezing juga membutuhkan film kecepatan tinggi untuk mendapatkan hasil terbaik. Film berkecepatan tinggi memungkinkan anda mendapatkan diafragma besar, hasilnya adalah depth of field yang lebih lebar.

TEHNIK ZOOMING

• Adalah tehnik foto yang memberikan kesan gerak dengan mengubah panjang fokus lensa pada saat eksposure. Perubahan panjang fokus hanya dapat dilakukan dengan lensa zoom. Untuk mendapatkan kesan gerak, kecepatan rana tidak melebihi dari 1/30 detik, pada saat pemotretan dalam waktu bersamaan dengan proses eksposure, titik fokus lensa diubah dengan menarik lensa zoom kedalam atau kearah luar atau memutar kekiri dan kekanan. Sebaiknya digunakan tripod dan subjek berada pada bagian tengah photo.

BULB.

Adalah teknik foto yang memberikan kesan gerak sinar. Bulb bisa di buat dengan memposisikan shuter speed pada tanda B ( bulb). Gambar di rekam dengan kecepatan yang sangat rendah dengan bukaan diafragma f.5.6, f 8 dalam suasana malam dengan subyek bergerak yang bersinar (mobil). Pegambilan gambar ini membutuhkan adanya tripod atau kamera harus dihindari adanya goncangan kecil sekalipun.

Seletive Fokus

• Teknik ini membutuhkan bukaan difragma lebar ( angka kecil 2.8, 3.5) dengan menggunakan
speed normal mengikuti meter dengan jarak benda /subyek terukur misal 3 meter dan adanya bacground terdekat +- 3 meter dengan kamera diam. Hasilnya berupa benda yang menjadi fokus akan terlihat jelas sedangkan benda yang tidak tersekesi akan terlihat lebih buram.
Hypervocal Fokus
• Teknik ini membutuhkan bukaan difragma tutup ( angka besar 16, 22) dengan menggunakan speed normal mengikuti meter dengan jarak benda /subyek terukur misal 3 meter dan adanya bacground terdekat +- 3 meter dengan kamera diam.